Jumat, 10 Februari 2012

Cerpenku


KETEGUHAN HATI KESEJUKAN JIWA


   Pada tanggal 08 bulan November 1995 Lahirlah  seorang bayi Laki-laki yang bernama Richo, dari rahim seorang ibu yang hidupnya hanya sederhana, Ia juga keturunan dari keluarga yang sederhana pula, ibu tersebut bertempat tinggal di desa krajan giripurno kota batu.
   Sejak kecil Richo sering mengalami kepahitan dalam kehidupan sehari-harinya, Pada usianya yang tergolong masih balita yaitu 1 ½ tahun. ia harus berpisah dengan ibunya  tanpa alasan yang dapat di mengerti Sehingga ia di pelihara oleh seorang kakek dan nenek .
   Setelah usia 6,5 tahun Richo mulai bersekola di SDN 03 GIRIPURNO tepatnya pada tahun 2002.
Setiap paginya ia harus pergi bersekola dengan kesendirian tanpa ada yang memperhatikannya, seakan dia merasa iri pada rekan yang lain dimana mereka bisa merasakan masa kecil yang bahagia .
Pergi bersekola diantar dengan senyum semangat yang senang tiasa tercemin dari orang tuanya, Sementara Richo selalu menangis bila melihat kebahagiaan mereka, karena ia merasa membutuhkan semua itu, namun semua itu tak pernah ia rasakan sejak kecil.
Dengan baju yang usang dan calana kolor yang tentu ada bekas jaitan-jaitan yang karena mungkin sudah minta di pension, namun itu selalu ia pakai setiap harinya, dengan begitu Richo selalu dijauhi oleh teman-teman dan di ejek-ejek sebagai anak orang gelandangan, sehingga ia harus selalu bermain sendirian  dan ia jadi anak yang pendiam mudah tersinggung serta Emosional.
   Sampai usia dewasa pun sifat yang masih melekat dalam dirinya itu terkadang masih sering timbul.
Ia merasa minder bila dekat dengan teman-teman yang mungkin lebih terlihat kaya darinya, karena sejak kecil ia selalu di jauhi oleh teman-temannya sehingga dia merasa tidak pantas bergaul dengan orang-orang kaya seperti teman-teman sebayanya tersebut.
Namun Richo sangat menyadari meski sajak kecil ia selalu hidup menderita ia akan selalu tabah menghadapi semuanya, karena ia tau Tuhan tidak akan menguji hambanya melebihi batas kemampuannya ….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar